Panduan menggunakan Blog ini :D

Pembaca yang budiman, silahkan isi kolom komentar dan memulai diskusi pada setiap postingan. Semakin ramai semakin semangat saya dalam mengelola blog ini. Selamat menjelajahi seluruh isi blog. ^_^.

May 18, 2008

Saatnya Bergerak

Tim Uber dan Thomas Indonesia lagi - lagi gagal merebut kembali kedua lambang supremasi tertinggi di dunia bulutangkis. Sudah cukup banyak memang, penderitaan rakyat Indonesia. Saat ini Indonesia benar - benar dalam keadaan yang sangat memprihatinkan. Tidak hanya di dunia olahraga, di bidang pendidikan, seni, ekonomi, industri , ah...panjang klo mau disebutin semua. pokoknya, di semua bidang, Indonesia sedang terpuruk!
Namun, apakah cukup ketika kita hanya diam saja, atau bahkan 'hanya' mengutuk para pejabat / pemimpin bangsa ini yang gak becus ngurusi negaranya? apakah cemoohan kita, makian kita pada para pejabat itu akan mampu mengubah Indonesia??
Saya rasa, semua tahu jawabannya
Nah, lalu, apa yang seharusnya kita perbuat?
Sebagai warga negara yang peduli akan kondisi bangsa ini, maka SAATNYA BERGERAK! lakukan perubahan - perubahan seoptimal yang kita mampu. minimal, mencoba melakukan perubahan - ke arah yang lebih baik tentunya - pada diri, keluarga dan lingkungan kita. Misal, ketika masa pemilu atau pilkada tiba, coba ajak diskusi keluarga, teman atau para tetangga kita. cari tahu, apa pendapat mereka tentang para calon presiden atau kepala daerah yang mencalonkan dirinya. eit, bukan berarti saya mengajak anda untuk melakukan kampanye terselubung. tapi di sini, kita bisa mengubah sudut pandang orang yang kita ajak diskusi. adakalanya, rakyat kecil - terutama yang berpendidikan rendah dan yang gak pedulian - tidak terlalu ambil pusing dengan pemilu maupun pilkada. banyak dari mereka yang memilih kepala daerah atau kepala negara hanya berdasarkan insting dan tebak - tebakan. jika jumlah mereka banyak, maka apa yang terjadi? ya seperti yang terjadi saat ini, kepala daerah atau kepala negara yang terpilih sering mengambil kebijakan 'hanya' menggunakan insting dan tebak - tebakan. nah, di sini peran kita untuk menyampaikan bahwa suara mereka ( orang - orang yang gak pedulian tadi ) ternyata sangat besar pengaruhnya bagi kemajuan bangsa ini. ajak mereka untuk lebih mengenal, siapa calon pemimpin kita. Insya Alloh, dengan sedikit dari yang kita sampaikan, paling tidak mereka akan 'sedikit' tersadar sehingga tidak asal - asalan dalam menggunakan hak pilihnya.
contoh lain, coba kita ubah kebiasaan kita, kebiasaan keluarga kita, temen - temen kita, atau bahkan masyarakat di sekitar kita. yakni kebiasaan yang menganggap remeh ibadah (Sholat gak di awal waktu, tilawah gak rutin, dls), kebiasaan yang menganggap remeh pendidikan ( enggan bersusah payah - mencarikan beasiswa misal - ketika tidak bisa melanjutkan pendidiakn ke jenjang yang lebih tinggi, tidak mendampingi dan memonitor prestasi anak , dls ), kebiasaan yang meremehkan waktu ( Melakukan pekerjaan yang gak da manfaatnya, sengaja datang terlambat, dls ), kebiasaan yang meremehkan tanggung jawab ( tidak merasa bersalah dan berusaha memperbaiki diri ketika tidak berhasil mengemban amanah dengan baik, dls ), serta kebiasan - kebiasaan buruk lain yang telah kuat mengakar di dalam alam bawah sadar kita. seakan - akan hal - hal tadi adalah sebuah kewajaran.
Dan masih banyak contoh - contoh kecil yang bisa kita lakukan, untuk mengubah Negara ini menjadi sebuah negara yang berwibawa, berprestasi dan disegani. Pun jika ternyata hanya kita yang mau melakukan perubahan, jangan berkecil hati. Meskipun tujuan mulia kita akan sangat sulit terpenuhi, tapi yakinlah, Alloh Maha adil, Alloh Maha Melihat an pastinya Alloh akn membalas perjuangan dan usaha kita dengan balasan yang setimpal - atau bahkan balasan yang jauh lebih baik - dari apa yang kiat upayakan di dunia.
Amin.
semoga tulisan ini dibaca oleh lebih dari sepuluh orang. dan dari sekitar sepuluh orang itu, masing - masing dari mereka mampu mengubah sepuluh orang lain, begitu seterusnya hingga negara ini dihuni poleh orang - orang yang berkomitmen kuat untuk menaikkan derajat Bangsa Indonesia di kancah Internasional.

Apr 15, 2008

Memperbaiki Agama

Rosululloh memang telah memprediksikan bahwa umat islam ini akan terpecah - pecah menjadi 73 golongan. dan prediksi beliau tidak mungkin keliru. tapi permasalahannya, saat ini, umat islam benar - benar terpecah. tiap golongan mengakui bahwa golongannya lah yang paling benar. bahkan tidak sedikit, antara pengikut masing - masing golongan, saling serang. hal ini tentu membuat musuh - musuh islam bersorak gembira. tidak hanya itu saja, masyarakat yang awam pun semakin takut mempelajari islam secara lebih mendalam. karena ketika ingin mengikuti kajian oleh ustadz A, kelompok yang anti dengan fikrah (aliran) ustadz A memprovokasi bahwa aliran yang dianut ustadz A itu sesat, atau tidak benar. begitu pula sebaliknya. sehingga tidak jarang, para mahasiswa yang pada awalnya memiliki background agama yang baik, ketika kuliah di luar kota, ia mudah terseret ke lingkungan yang jauh dari islam. Mengapa bisa terjadi? jawabannya cukup mencengangkan, karena para orang tua mereka melarang anak - anaknya ikut kajian - kajian yang memperdalam ilmu agama, juga melarang anaknya ikut ambil bagian di organisasi islam. Akibatnya, tidak ada penjagaan, sihingga mudah bagi syetan (baik dari golongan jin maupun manusia) yang kemudian menjerumuskannya. Na'udzubillah.
Lalu, apa yang harus kita lakukan? sebagai umat yang peduli dengan agama ini,tentu kita tidak sepantasnya tinggal diam. harus ada yang kita lakukan. dan kontribusi yang paling memungkinkan adalah, memperbaiki diri, meningkatkan kepahaman kita terhadap agama, terutama bagaimana menyikapai perbedaan dalam islam, dan tentunya jangan pernah fanatik dengan satu golongan. tidak sepakat boleh, tapi jangan membenci jika hal itu tidak benar - benar jelas menyalahi Qur'an dan Sunnah.
Wallohu a'lam

Apr 3, 2008

Global Warming, cuma sekedar isu

Gak salah kan klo aku bilang Gitu?
Buktinya, kita masih cuek bebek ma masalah ini,
gak ada upaya tuk menghemat BBM
keliling kota make kendaraan tanpa tujuan yang jelas
(biasane pas malem minggu tu, rame)
gak ada upaya memelihara tumbuhan,
make listrik juga seenaknya
buang sampah di sembarang tempat,
de el es
banyak deh pokoke....
jadi, global warming tu cuma sekedar isu, karena kita liat kebanyakan manusia acuh tak acuh ma urusan ini, kayak klo lagi denger berita nikah - cerainya para artis,
tul g?